Menteri Susi Disindir Terkait Rokok dan Tato

susi disindir
Sentralpos.com – Mendatangi acara Otonomi Award 2014 yang digelar di Empire Palace Surabaya, pada Rabu malam (26/11/2014) Menteri Susi Pudjiastuti mendapat dua sindiran sekaligus.

Sindiran pertama datang dari Gubernur Jawa Timur, Seokarwo. Dalam Sambutannya ia mengatakan produk di jawa timur ini sangat bagus dan layak untuk oleh oleh.

“Saya juga menawarkan ke Ibu Susi (Pudjiastuti), kalau tembakau di Jawa Timur ini juga sangat bagus, bisa bikin suara tambah enak,” sindir Pakde Karwo kepada Menteri Susi yang memang suka asap tembakau alias merokok.

Sindiran seperti ibi bukan pertama kali diucapkan oleh Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo. Saat menghadiri acara di Hotel JW Marriott Surabaya beberapa waktu yang lalu, ia juga mengatakan hal yang serupa.

“Maaf, ini suara saya agak serak, ini bukan karena apa-apa, ini karena kebanyakan tembakau. Loh iya, tembakau di Jawa Timur ini bagus dan enak loh, bisa untuk antibiotik tenggorokan,” katanya waktu itu.

Tak cuma Pakde Karwo, yang suka menggoda menteri yang hanya mengantongi ijazah SMP ini. Dia kembali dihibur dengan aksi ludruk parodi dari seniman Surabaya yang diundang khusus mengocok perut para wali kota dan bupati yang hadir di acara Otonomi Award 2014. Bahkan, Menteri Susi tertawa hingga terbahak-bahak.

Saat itu, dua aktor dan seorang aktris menampilkan pentas parodi bertema kebijakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Dalam obrolan ala ludrukan (pentas seni khas Jawa Timuran), seorang aktrisnya tiba-tiba mengangkat betis kirinya yang bertato.

“Loh jangan dilihat penampilannya, biar begini prestasi dan kinerjanya bagus loh,” seloroh si artis.

Menyaksikan itu, Susi yang merasa memang memiliki tato di kakinya dan duduk di meja deretan paling depan bersama Mendagri Tjahjo Kumolo, Men PAN Yuddy Chrisnandi dan Pakde Karwo (meja terpisah), tertawa terbahak-bahak bersama rekan satu mejanya yang sama-sama perempuan. Bahkan, seluruh hadirin juga ikut tertawa menyaksikan parodi tato tersebut.

Sementara dalam sambutannya, tidak ada hal baru yang disampaikan oleh Susi. Dia konsisten mengatakan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, Indonesia harus sejajar dengan negara-negara lain, jangan pernah memunggungi laut, dan sebagainya.