Polisi-TNI patroli malam bubarkan kerumunan warga di Surabaya

Surabaya (ANTARA) – Kepolisian Daerah Jawa Timur bersama Kodam V/Brawijaya, Senin (23/3) malam,  melakukan patroli untuk  membubarkan kerumunan warga di Surabaya,  guna mencegah paparan COVID-19 meluas.

Patroli malam tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono.

“Kami bersama Pangdam dan Pak Sekda mewakili Ibu Gubernur menindaklanjuti hasil rapat tadi siang. Juga menindaklanjuti Maklumat Kapolri yang perintahkan Polda agar mengimbau masyarakat untuk berada di rumah dan tidak melakukan nongkrong di tempat umum,” kata Kapolda saat membubarkan warga di Rolag Cafe Prapanca Surabaya.

Saat patroli tersebut, Kapolda menjelaskan pada warga dan anak muda yang kumpul dan bergerombol di warung terkait bahaya COVID-19.

“Virus ini jumlah korbannya di Jawa Timur terus bertambah. ODP (Orang Dalam Pemantauan) di Jatim sudah 1.400 lebih,” ujarnya.

Jenderal bintang dua itu meminta warga untuk tidak berkerumun dan langsung pulang ke rumah masing-masing.

“Kami sengaja masuk ke tempat nongkrong anak-anak muda. Kami minta mereka pulang ke rumah. Bagi yang beli makan bisa dibungkus dan dibawa pulang,” tuturnya.

Imbauan juga dilakukan pada pengelola kafe dan warung di wilayah Surabaya. Luki meminta pemilik kafe dan warung untuk melayani pembelian dengan dibungkus dan dibawa pulang.

“Kami minta jangan sampai ada yang nongkrong. Kalau beli makan layani dan anjurkan untuk dibungkus saja,” katanya pada pengelola Rolag Cafe.

Tak hanya imbauan yang dilakukan, setelah warga bubar, dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di meja dan kursi kafe. Patroli lalu dilanjutkan di Pujasera Jalan Urip Sumoharjo. Di lokasi itu, imbauan serupa dilakukan.

Kerumunan warga di sepanjang Jalan Frontage A. Yani sisi Timur yang banyak terdapat warung kopi juga turut dibubarkan oleh aparat Kepolisian dan TNI. Seorang Polwan yang menjadi juru bicara juga memberikan imbauan tentang bahaya COVID-19 dan meminta pengunjung warung segera pulang.  (*)

You May Also Like

About the Author: Achmadai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *